Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, pada Kamis malam (20/8/2026). Berdasarkan rekaman video yang beredar, api mulai terlihat membesar sejak pukul 19.02 WITA, ditandai dengan kepulan asap tebal berwarna oranye kemerahan yang tampak dari kejauhan menyelimuti permukiman warga.
Tak lama berselang, sekitar pukul 19.14 WITA, mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air ke titik api. Situasi di lapangan terpantau berasap tebal hingga pukul 20.34 WITA, dengan jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.
Api sempat membesar secara signifikan pada pukul 21.58 WITA, menghanguskan semak dan ranting kering disertai percikan bara yang beterbangan cukup tinggi ke udara, menandakan intensitas kebakaran yang meningkat di area tersebut.
Proses pemadaman terus berlangsung hingga tengah malam. Sekitar pukul 22.48 WITA, tim gabungan yang terdiri dari petugas damkar, relawan, dan masyarakat setempat terlihat beristirahat sejenak di lokasi setelah berjibaku memadamkan api. Upaya pemadaman kembali intensif dilakukan pada pukul 23.55 hingga 23.56 WITA, di mana petugas terus menyemprotkan air langsung ke titik-titik api yang masih menyala.
Hingga memasuki dini hari, pukul 01.00 WITA Jumat (21/8/2026), petugas masih terlihat bersiaga menyemprotkan air ke sisa bara api yang masih membara, sebagai upaya memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar.
Hingga berita ini disusun, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti kebakaran, luas lahan yang terdampak, maupun korban jiwa. Warga di Kampung Labanan Makarti dan sekitarnya diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran susulan, mengingat kondisi cuaca kering yang rawan memicu karhutla.